BOLTIM, KONTRAS MEDIA – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow bersama rombongan di Rumah Dinas Bupati, Desa Tutuyan, Rabu (18/5).

Dalam sambutannya, Bupati Sam Sachrul Mamonto mengucapkan rasa terima kasih kepada bupati bolmong yang telah berkunjung ke boltim untuk melakukan silaturahmi.
“Saya hormati kaka saya, Bupati Bolmong ibu Hj. Yasti Supredjo Mokoagow yang hari ini membawa pasukan hijau lengkap dengan seragamnya,” ucap Sachrul.

Bupati Sam Sachrul pun terpukau dengan seragam yang dikenakan oleh Bupati Bolmong dan jajarannya yang serba berwarna hijau lengkap dengan atributnya. Pun demikian, Sachrul meminta asisten I pemkab Boltim untuk menjadikan inspirasi dan contoh ke Pemkab Bolmong yang serba seragam tersebut.
“Ini jadi perhatian khusus ya pak asisten, minggu depan sudah ada di saya gambarnya,” kata Bupati.

Sachrul juga mengatakan, merasa seperti bernostalgia ketika bertemu dengan pejabat pemkab bolmong, pasalnya pekerjaan dirinya dulu sebagai wartawan menjadikannya begitu dekat dengan para pejabat.
“Rata-rata PNS Bolmong ibu Bupati sahabat dekat saya semua, saya mengawali karir sebagai wartawan di kabupaten bolmong, sudah kenal seluruh pejabat,” tutup Sachrul.
Dikesempatan berbeda, Yasti Soepredjo Mokoagow menyampaikan maksud kunjungan pemkab bolmong yaitu untuk melepas rindu dengan jajaran Pemkab Boltim.
“Ini karena kerinduan kita bersilaturahim dengan jajaran pemkab Boltim. Kita ingin melihat betul bagaimana konsep pariwisata di Boltim ini akan diberdayakan oleh bupati kita, anak muda ini,” ujar Yasti.

Yasti juga mengakui keindahan alam yang ada di Boltim, sehingga jika dikelolah dengan baik, pariwisata Boltim bisa dikenal sampai mancanegara.
“Memang potensi pariwisata di Boltim luar biasa kita akui, kalau di Bolmong potensi pariwisata ada tetapi perlu dikelola dengan baik dan itu mengeluarkan anggaran cukup besar, kalau di Boltim hanya disentuh-sentuh sedikit, anggarannya sedikit tapi bisa mendunia,” tandasnya. (*/Vikar)







